Cegah Kematian Akibat Diare Dengan Oralit dan Zinc

Diare adalah penyebab kematian nomor satu pada balita dan bayi. Dimana diare ini menjadi penyebab kematian sebesar 25.2% pada bayi, angka tersebut lebih besar dari pneumonia serta meningitis.

Diare juga merupakan penyebab kematian ketiga dari total penyakit Infeksi di Indonesia sesudah tuberkulosis serta penyakit hati.

Diperkirakan apda setiap tahunnya ada sekitar 2 juta anak meninggal akibat diare.

Dr, Wiendra Waworuntu seorang Direktur Penanggulangan dan Pemberantasan Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan (Kemkes) mengatakan bahwa angka diatas adalah jumlah yang sangat memprihatinkan. Padahal, kematian yang diakibatkan oleh diare sebenarnya bisa dicegah dengan oralit dan zinc.

Akan tetapi sangat disayangkan kata Dr. Wiendra Waworuntu bahwa penggunaan oralit dan zinc ini masih rendah yaitu 33% oralit serta 16.9% zinc. Sementara itu penggunaan obat antibiotik yang tidak rasional justru semakin meningkat.

Dr. Wiendra Waworuntu menjelaskan bahwa diare ini bisa menyebabkan dehidrasi, absorpsi, serta imunitas menurun. Oralit dengan pengurangan kadar glukosa dan garam memperpendek durasi diare.

Kata Dr. Wiendra Waworuntu WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan jumlah oralit untuk anak usia kurang dari 12 bulan yang diberikan setiap kali BAB sebanyak 50 – 100m, sedangkan jumlah yang dipakai dirumah sebanyak 400ml/hari.

Disaat terjadinya diare kata Dr. Wiendra Waworuntu tubuh akan banyak kehilangan zinc, oleh sebab itu pemberian zinc ini berguna untuk membantu pemulihan dan meningkatkan kesehatan anak.

Zinc ini akan menurunkan secara bermakna angka kejadian diare akut, disentri, diare persisten, serta pneumonia.

Itulah informasi yang bisa disampaikan tentang “Cegah Kematian Akibat Diare Dengan Oralit dan Zinc” semoga informasi ini bermanfaat untuk semuanya. Bagi anda yang mempunyai keluhan diare, segera konsumsi obat diare dengan rutin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *