Jenis Makanan Pengering Luka Jahitan

Semua orang tidak ingin dirinya mengalami yang namanya luka, baik itu luka ringan maupun luka berat. Pada luka berat, biasanya sangat dibutuhkan jahitan untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah terjadinya luka parut.

Hanya saja, luka bekas jahitan terkadang sangat sulit untuk kering serta pada beberapa kasus malah mengalami infeksi sehingga bisa menyebabkan luka semakin parah.

Nah untuk menghindari hal tersebut, maka luka jahitan diusahakan selalu dalam kondisi yang kering. Supaya luka cepat kering tentunya sangat dibutuhkan nutrisi yang seimbang serta tetap menjaga kebersihan luka.

Jenis makanan pengering luka jahitan merupakan makanan yang mempunyai kandungan antioksidan tinggi, karena antioksidan mempunyai sifat untuk mengurangi peradangan serta merangsang regenerasi kulit.

Mengonsumsi berbagai jenis makanan yang kaya gizi bisa mempercepat proses pemulihan luka. Beberapa ahli berpendapat bahwa makanan yang banyak mengandung lemak atau berminyak sangat membantu dalam memperbaiki penampilan kulit dari bekas luka pasca penyembuhan.

Jenis makanan pengering luka jahitan yang banyak mengandung nutrisi tinggi sangat direkomendasikan oleh dokter bedah.

Berikut ini jenis makanan pengering luka jahitan :

Kaya Vitamin C
Vitamin C sangat penting sekali dalam mempercepat penyembuhan luka. Vitamin C ini hampir terdapat pada semua buah-buahan dan sayuran.

Buah-buahan yang kaya akan vitamin C diantaranya yaitu : strawberry, blueberry, melon, semangka, pepaya, nanas, mangga, dan semua jenis jeruk. Sementara sayuran yang kaya vitamin C bersumber dari kentang putih, kubis, brokoli, dan kembang kol.

Mengandung Beta Karoten
Beta karoten adalah komponen vitamin A sebagai antioksidan yang dikenal bisa membantu mempercepat mengeringkan luka jahitan sekaligus mempercepat penyembuhan. Beta karoten ini berfungsi sebagai zat antiinflamasi yang baik. Beta karoten ini banyak bersumber dari sayuran wortel, paprika merah, labu, kentang manis, dan tomat.

Kaya Vitamin E
Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin E alamiah atau alpha tokoferol akan membantu dalam menyembuhkan luka dan bekas luka. Vitamin E sebagai antioksidan bisa ditemukan dalam tanaman sereal seperti gandum, barley, dan beras merah.

Silahkan Baca : Obat Luka Pasca Operasi

Beberapa minyak nabati yang merupakan sumber lain dari vitamin E seperti kanola, kapas, gandum, kacang, zaitun, biji bunga matahari, dan minyak lainnya bisa cair pada suhu kamar mengandung sifat antiinflamasi yang bisa membantu dalam penyembuhan luka.

Makanan berkalori tinggi
Makanan berkalori tinggi sangat penting dikonsumsi sesudah menjalani operasi atau sedang dalam proses penyembuhan luka. Hal ini dikarenakan tubuh sangat membutuhkan kalori untuk mendukung proses pemulihan.

Mengonsumsi cukup kalori serta mineral lainnya bisa mencegah ataupun mengurangi risiko infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. Beberapa makanan yang banyak mengandung kalori yaitu nasi, jagung, kacang-kacangan, dan lain sebagainya.

Cukup protein
Asam amino dari protein yang terlibat langsung dalam penyembuhan luka serta regenerasi jaringan kulit sehingga sangat baik sekali untuk mengeringkan luka jahitan. Beberapa sumber protein terbaik berasal dari keluarga ungga seperti ikan, seafood, telur, susu rendah lemak, produk kedelai, dan kacang-kacangan.

Jenis makanan pengering luka jahitan sebetulnya harus memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Dengan konsumsi banyak vitamin, protein, karbohidrat, lemak, dan beberapa unsur mineral lainnya tentu saja bisa mempercepat kesembuhan luka, baik itu luka karena pasca bedah operasi maupun luka ringan lainnya. Obatdiare.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *